MENAKAR ISU-ISU BULLYING YANG MARAK TERJADI PADA KALANGAN REMAJA DI INDONESIA

 

                                                                                        Ilustrasi (Foto: Thinkstock/Shironosov)

BEMNEWS -- Banyak sekali persoalan-persoalan hak asasi yang ditindas, salah satu persoalan hak asasi saat ini adalah kasus bullying yang banyak terjadi akhir-akhir ini. Persoalan ini telah mecederai kebebasan dan menyalahi kemanusiaan terutama di kalangan remaja. Kalangan remaja merupakan kalangan yang memiliki resiko besar dalam hal terjadinya tindakan bullying. Bullying di kalangan remaja biasanya berupa kekerasan verbal maupun fisik. Seperti pengeroyokan, menghina, mendiskriminasi, dan pemerasan.

            Berkaca dari berbagai konflik yang terjadi sekarang, dapat dilihat bahwa peran keluarga dan sekolah yang kurang mumpuni untuk meminimalisir terjadinya bullying. Penegakan secara normatif atau secara hukum berkaitan dengan bullying di kalangan remaja belum sesuai sehingga menciptakan efek jera. Undang-undang yang mengatur tentang kekerasan pada remaja pada penerapannya seringkali jauh dari yang diharapkan. Hukuman bagi para pelaku bullying seringkali menjadi lebih ringan dari yang dituntut dengan alasan bahwa mereka masih anak-anak. Berlindung dari kata “anak-anak” ini yang menormalisasi kekerasan yang terjadi. Penormalisasian ini yang melahirkan kasus-kasus bullying lain yang tidak jarang lebih parah atau lebih ekstrim dari kasus-kasus sebelumnya. Keluarga di sini berperan penting dalam memupuk nilai-nilai budi pekerti yang baik, agar anak-anak yang tumbuh remaja dapat membentengi diri dari pengaruh buruk lingkungan tempat mereka berinteraksi. Peran sekolah sendiri adalah untuk memberikan pemahaman-pemahaman terkait isu-isu sesama melalui bagian kesiswaan yang dapat mendesain program agar dapat menekan kasus bullying yang terjadi di lingkungan sekolah.

            Masyarakat juga harus memiliki peran aktif untuk menekan kasus-kasus bullying, yakni dengan menciptakan wadah-wadah yang dapat memberikan dampak positif dalam pertumbuhan remaja. Selain itu, negara berperan untuk menjamin keselamatan warganya dari ancaman-ancaman seperti kasus bullying ini. Berbagai peran ini seharusnya dapat mewujudkan lingkungan inklusif yang baik untuk tumbuh kembang remaja. Apabila peran-peran ini sudah terlaksana dan terpenuhi dengan baik besar kemungkinan kasus-kasus bullying akan lebih ditekan.

            Kasus bullying sudah membuat masyarakat geram, kesadaran akan kekerasan masih sangat kurang diperhatikan, masih banyak masyarakat dan tokoh pendukung dalam tubuh kembang anak yang kurang telaten sehingga seorang anak yang harusnya belajar dengan serius malah melakukan tindak kekerasan. Banyaknya unsur kekerasan yang terjadi dalam lingkungan perkembangan anak menjadi fokus tulisan kali ini, agar dapat meminimalisir kekerasan serta memantik kesadaran dalam penegakan hak anak.

 


Penulis : Dept. Hukum dan HAM BEM Fakultas Hukum UMMI
Editor :
Dept. Agitasi dan Propaganda Media

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "MENAKAR ISU-ISU BULLYING YANG MARAK TERJADI PADA KALANGAN REMAJA DI INDONESIA "

Posting Komentar